Upacara
Apel Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan
Republik Indonesia diadakan di SMP Negeri 4 Nubatukan (Minggu, 17/08/2025). Upacara
ini dihadiri oleh sebagai peserta peserta didik SMP Negeri 4 Nubatukan
dikarenakan sebagai besar telah dibagi ke dalam dua kelompok besar, yakni 20
peserta didik bersama dua guru pendamping menghadiri upacara yang dilaksanakan oleh
kelurahan Lewoleba Timur yang berlokasi di Lapangan Lamahora dan 30 peserta
didik dan dua guru pendamping menghadiri apel kenegaraan yang dilaksanakan di
lapangan Kantor Bupati Kabupaten Lembata. Upacara Apel Kenegaraan yang
berlangsung di SMP Negeri 4 Nubatukan dipimpin langsung oleh Petrus Pito, S. Pd
yang mewakili Ibu Kepala Sekolah.
Dalam
kata sambutannya, Petrus Pito menegaskan bahwa kemerdekaan Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang mencapai usia ke-80 bukan satu angka yang kecil dan
bukan satu perjalanan yang singkat. Ada begitu banyak tantangan, rintangan dan prestasi-prestasi
besar yang sebetulnya telah menghadang dan mewarnai perjalanan Bangsa Indonesia.
Jika dahulu para pejuang bangsa mempertahankan kemerdekaan dan harga diri Bangsa
Indonesia hingga berdarah-darah, maka apa yang harus dilakukan oleh generasi
penerus bangsa untuk mengisi kemerdekaan tersebut dalam konteks dunia
pendidikan pada umumnya dan pada khususnya di dalam Lembaga pendidikan SMP
Negeri 4 Nubatukan?
Dalam
momentum tersebut, Petrus Pito mengajak seluruh warga SMP Negeri 4 Nubatukan
untuk membangun dua pilar penting dalam membangun sebuah lembaga pendidikan,
yakni: kedisiplinan diri yang tinggi dan kekompakan warga sekolah. Menurutnya,
kedisipinan menjadi dasar berhasil atau tidaknya suatu tugas atau kepercayaan
yang diberikan. Tanggung jawab atas sebuah tugas akan selesai pada waktu yang
ditetapkan jika dijalankan dalam sebuah kedisiplinan diri yang ketat. Lebih
lanjut, beliau menambahkan bahwa kebersamaan dan kekompakan akan menjadi
penentu utama keberhasilan perjalanan sebuah lembaga pendidikan dalam keharmonisan.
Situasi dan susasan sekolah menjadi penentu bagi siswa dan juga para tenaga
pendidik dan kependidikan bekerja dan belajar dalam kenyamanan. Diakhir
sambutannya, beliau mengajak semua peserta upacara memekikan kata “Merdeka”
sebagai tanda bangkitnya kembali SMP Negeri 4 Nubatukan ke dalam roh pendidikan
Indonesia yang sesungguhnya.

.jpeg)
.jpeg)

0 Komentar