LAMAHORA – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti pelataran SMP Negeri 4 Nubatukan. Momen yang dinantikan oleh segenap civitas akademika akhirnya tiba. Pertemuan akbar dalam rangka pembagian amplop kelulusan kelas IX Angkatan XI SMP Negeri 4 Nubatukan Tahun 2026 sukses digelar dengan penuh khidmat.
Acara ini dihadiri oleh seluruh orangtua/wali murid kelas IX, para peserta didik yang tampil rapi, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan SMPN 4 Nubatukan yang selama tiga tahun ini telah menjadi orangtua kedua bagi anak-anak tersebut.
Apresiasi Komite dan Penguatan Komitmen Bersama
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Komite
SMPN 4 Nubatukan, Bapak Achan Raring. Dalam untaian
kalimatnya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan rasa
syukur atas perjuangan gigih para peserta didik kelas IX selama tiga tahun
menempa diri di lembaga pendidikan ini.
"Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Terima kasih atas perjuangan anak-anakku sekalian," ungkap Bapak Achan.
Tidak lupa, beliau juga mengingatkan kembali kepada seluruh orangtua mengenai beberapa keputusan penting yang telah ditetapkan bersama dalam rapat sebelumnya, menekankan bahwa keputusan tersebut wajib dijalankan demi kebaikan dan masa depan anak-anak.
Metamorfosis Kemandirian: Buah Manis Tabungan
Koperasi
Suasana menjadi semakin hangat saat Koordinator
Kewirausahaan, Ibu Sari Saudiaah, S.Pd., naik ke
podium. Beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta
didik yang telah belajar hidup hemat dan mandiri dengan menabung di koperasi
sekolah selama tiga tahun terakhir.
Wejangan Plh. Kepala Sekolah: SMP Hanyalah Sebuah
Jembatan
Momen yang paling mendebarkan pun tiba ketika Plh.
Kepala SMPN 4 Nubatukan, Bapak Stefanus Ola Begu, S. Fil,
memberikan sambutannya. Beliau secara resmi mengumumkan persentase kelulusan
Angkatan XI sekaligus membagikan amplop kelulusan yang menentukan langkah awal
masa depan para siswa.
Dalam pidatonya yang menyentuh jiwa, Bapak Stefanus
memberikan wejangan bernilai tinggi agar para lulusan tidak cepat berpuas diri
dan tetap menjaga api semangat belajar.
"Menamatkan pendidikan di jenjang SMP hanyalah
sebuah jembatan menuju ke jenjang yang lebih tinggi. Di depan sana, tingkat
kesulitan belajar akan jauh lebih rumit. Hadapilah dunia nyata itu dengan
keberanian, serta iringan doa orangtua dan guru yang tiada putus," pesan
beliau dengan penuh ketulusan.
Di akhir sambutannya, beliau juga membagikan
informasi penting terkait sosialisasi pendaftaran peserta didik baru (PPDB)
yang merujuk pada petunjuk teknis (juknis) resmi yang telah ditetapkan oleh
pemerintah.
Sesi Foto Bersama dan Pembagian Rapor
Sebagai penutup dari rangkaian acara yang penuh
emosi ini, seluruh peserta didik kelas IX berkumpul bersama para guru dan
pimpinan sekolah untuk melakukan sesi foto bersama—mengabadikan senyum dan air
mata bahagia menjadi sebuah memori yang abadi.
Setelah sesi foto usai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian buku rapor pendidikan oleh masing-masing wali kelas IX di ruangan kelas. Hari itu, sebuah babak dalam buku kehidupan mereka telah selesai ditulis, bersiap untuk membuka lembaran baru yang lebih menantang di jenjang yang lebih tinggi. Selamat berjuang, Angkatan XI!
0 Komentar