NUBATUKAN – Semangat
bertransformasi menyelimuti SMP Negeri 4 Nubatukan saat menjadi tuan rumah
dalam agenda penting Implementasi Literasi Numerasi bagi sekolah-sekolah
penerima Dana BOS Kinerja tahun 2026 di bawah naungan Gugus 5 Dikmen Kompak.
Kegiatan strategis ini merupakan kelanjutan dari Bimbingan Teknis yang
sebelumnya telah sukses dilaksanakan pada 2–4 September 2026.
Berangkat
dari komitmen kuat untuk memajukan kualitas peserta didik, pertemuan ini
menjadi wadah krusial dalam mengeksekusi rencana pembenahan sekolah.
Berdasarkan pemetaan Rapor Mutu Pendidikan tahun 2025 yang telah dianalisis
bersama Fasilitator Daerah pada awal September lalu, setiap sekolah kini
melangkah dari tahap identifikasi masalah menuju aksi nyata perubahan.
Suasana
hangat dan penuh kekeluargaan menandai pembukaan acara. Kepala SMPN 4
Nubatukan, Katarina Oktaviana Tat, S.E., menyambut kehadiran seluruh peserta
dengan penuh keramahan seraya mengajak para pendidik untuk menikmati kenyamanan
lingkungan sekolah selama kegiatan berlangsung.
Dukungan
penuh juga disampaikan oleh Kepala Bidang SMP/MTs, Karolus Kia, S.E. Dalam
arahannya yang menggugah semangat, beliau menegaskan agar momentum ini
dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang belajar bersama dan saling
menginspirasi.
"Kita
harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar bersama dan saling berbagi
praktik baik demi mengakselerasi kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk mendongkrak peringkat Kabupaten
Lembata di tingkat Provinsi NTT," tegas Karolus.
Dipandu
oleh Yohanes Samun Lian, S.Pd. selaku Fasilitator Daerah, alur diskusi berjalan
sangat dinamis dan hidup. Antusiasme tinggi terpancar dari wajah para peserta
yang aktif mempresentasikan hasil kerja serta gagasan pembenahan di sekolah
masing-masing. Proses adu gagasan dan berbagi pengalaman terasa begitu
berbobot, mencerminkan keseriusan para pendidik dalam membawa perubahan.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sesi penguatan dan penegasan dari fasilitator, memberikan dorongan moral serta arah tindakan yang makin jelas bagi seluruh peserta untuk diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. (BM)


0 Komentar